Mudik? Nggak, kok! Libur lebaran tahun ini saya tidak mudik. Hanya meliburkan diri dengan tetap mengambil jatah cuti tanpa harus masuk kantor. Menikmati bagaimana enaknya hidup tanpa gangguan telepon yang mendering tengah malam tanpa rasa khawatir dengan tampilan grafik menurun di laptop dan tanpa harus kejar-kejaran dengan bis ambulans di tikungan demi mengamankan network di jalur konvoi presiden. Lebaran tahun ini saya berhasil menghasut seorang korban yang namanya enggan dipublikasikan (sebut saja Budi, dan selanjutnya tetap akan kita sebut Budi) untuk berlebaran di Kotamobagu. Kabupaten di Sulawesi Utara yang jaraknya sekitar 175km dari Manado atau sekitar 3 jam perjalanan dengan mobil. Saya dan Budi meluncurRead More →

Iedul Fitri 1428H baru aja lewat. Hebatnya tahun ini libur lebarannya cukup panjang. Saya sendiri meliburkan diri sampai seminggu. Di samping istirahat, hitung-hitung sekalian memanjakan diri di rumah. Makan, tidur dan ngelakuin apa saja yang mau saya lakuin. Enak, enak, enak. Selamat Iedul Fitri, ya. Mohon dimaafkan kalau selama ini ada salah dan khilaf. Mampir, yuk ke rumah.Read More →

Menjelang akhir tahun 2007 ini di Manado sedang musim transisi panas ke hujan. Kadang dua hari panas terus besoknya hujan lebat. Jadi siapa pun yang mau merencanakan jalan-jalan akhir pekan harus benar-benar matang. Tapi masabodo dengan hujan panas, saya malah rencana mau ambil jam kuliah ekstra. Bukan karena sedang rajin, tapi karena terpaksa. Iya, saya harus ambil jam ekstra demi asimilasi mata kuliah. Karena ternyata dibanding teman-teman lain saya benar-benar tulalit. Jadi untuk mencegah ketulalitan yang berkepanjangan, saya memutuskan untuk rajin mengunjungi dosen-dosen di kampus untuk silaturrahmi. Betapa mulianya. Dan itulah kenapa saya semangat. Anyway, tau kan kalau bulan ini bulan bakti Postel. Postel ituRead More →