Hari sabtu kemarin saya menjadi salah satu yang tidak hadir dalam acara reuni akbar almamater STM Telkom Makassar meskipun digadang-gadang akan menjadi star of the night. Bukan karena bingung harus pake baju apa atau tidak tau acara reuni itu apa, tapi saya tidak hadir karena punya alasan sendiri : Saya tidak mau teringat masa-masa awal menjadi siswa di mana saya adalah obyek penderita favorit untuk memperagakan contoh gerakan berguling ke depan dan ke belakang dilanjutkan dengan salto ke depan sekali dan belakang 3 kali lalu berhenti dengan gerakan split kaki yang sangat menyiksa pada tiap mata pelajaran olahraga bab senam lantai.¬†Oke, tidak ada salto danRead More →

Yang berbeda di Ramadhan tahun ini selain perut saya yang mulai berlemak di beberapa bagian dan beberapa pakaian yang kelihatannya kekecilan adalah jam bangun sahur saya yang kadang menjadi lebih awal. Bukan karena saya harus masak dulu sebelum makan sahur tapi karena ada aktifitas lain yang lebih menarik untuk saya lakukan. Mengganti popok! Iya, si kecil Shofy punya kebiasaan nangis kalau habis pipis. Awalnya memang sulit menerjemahkan tangisannya. Tapi setelah beberapa hari berlalu akhirnya bisa saya terjemahkan sebagai kalimat ancaman “Abi, gantiin popok Shofy atau Shofy minggat!” Tentu saja sebagai ayah yang bijaksana saya akan memilih pilihan pertama karena memang Shofy belum bisa ganti popokRead More →