Sudah hampir sebulan ini saya menjomblo. Tidur sendiri, bangun sendiri, makan sendiri, mandi sendiri.. cebok sendiri. Rumah yang biasanya ramai dengan ocehan si kecil Shofy yang mulai belajar bicara sekarang sunyi. Istri dengan mobilitas tinggi -karena hampir selalu bisa saya jumpai di ruang manapun di dalam rumah tanpa saya tahu kapan dia berteleportasi- sekarang tidak kelihatan lagi. Yak, istri dan anak dapat jatah liburan pulang kampung sebulan. Saya harus mengalah dengan permintaan mertua untuk bisa ngumpul dengan cucu pertamanya, Shofy di kampung. Maka tinggallah saya sendirian di rumah kami di Manado. Dan saat saya bilang sendiri, artinya sebatang kara. Satu dua hari berlalu. Satu duaRead More →