Sebagai pekerja kantoran, setiap hari saya biasanya berangkat ke kantor sebelum pukul 8 pagi dan tiba kembali di rumah sekitar pukul 9 malam. Kira-kira sekitar 12-13 jam berada jauh dari rumah dan keluarga. Dulunya ini adalah kebiasaan masa bujang. Pergi pagi pulang malam bukan masalah. Pulang ke rumah lebih awal pun buat apa. Lagipula pada saat itu siapa yang peduli? Tapi kebiasaan ini terbawa sampai sekarang. Bahkan sampai saya berkeluarga dan punya 2 orang anak. Kemudian saya mengalami semacam proses menerobos waktu. Semua terjadi sangat cepat. Shofy, anak saya yang pertama sudah bisa belanja jajanan sendiri ke warung. Syifa, si bungsu mulai lancar berbicara. SemuanyaRead More →