Sarwed, seorang kawan dari India mengabarkan bahwa dia sedang di Indonesia. Sarwed seorang pekerja jaringan telekomunikasi yang sedang bekerja sebagai karyawan sebuah operator di Singapura dan mencoba menghabiskan akhir pekannya di Manado. Sebagai sesama Telecom Engineer yang sering diskusi di sebuah forum online, saya menyempatkan diri untuk bertemu dan berbagi cerita. “How’s your life?” tanya saya sambil memesan kopi. Seperti obrolan-obrolan sebelumnya dari setiap kawan sesama Telecom Engineer dari belahan bumi lain, jawaban yang saya dengar tentang kehidupan mereka selalu sama. Mereka menganggap diri mereka adalah ironi, sebagai pekerja keras yang tangguh, ulet, rajin dan sangat total sampai-sampai mereka tidak tahu bahwa ada kehidupan lainRead More →

Ayam kampus sering dikonotasikan sebagai pelaku ‘begituan’ sebagai pekerjaan di samping statusnya sebagai mahasiswi. Hampir semua orang yang mendengar kata ayam kampus langsung paham dengan konotasi ini. Entah dari mana istilah ini berasal, ayam kampus seakan menjadi bunga-bunga sekaligus aib bagi Universitas tempat mereka kuliah. Tulisan ini bukan tentang ayam kampus bertanda kutip. Ini tentang ayam kampus tanpa tanda kutip. Ayam kampung, dipotong, dibakar atau digoreng, dan dijual di warung makan beberapa meter dari salah satu universitas negeri di kota Manado. Saya dan teman-teman lebih suka menyebutnya ayam kampus Manado. Untuk bisa menemukan ayam kampus di Manado pun tidak mudah. Kebanyakan warung-warung yang ada hanyaRead More →