Musim hujan tahun ini akan segera berganti panas. Tanah dan dedaunan basah segera menjadi pemandangan yang akan saya rindukan. Entah kapan lagi bisa menikmati halaman yang tergenang air, bebek yang buang kotoran di mana-mana setelah berkubang di pekarangan dan Daeng Malik yang sibuk membetulkan tenda terpal yang tertiup angin di depan rumahnya. Rumah kami tanpa pagar. Jalanan yang tidak begitu besar hanya terpisah selokan kecil dari pintu depan kami. Saking dekatnya, saya bisa mendengar bunyi rantai sepeda tukang sayur yang melintas setiap hari selepas adzan subuh. Jalanan kecil ini menghubungkan kami dengan jalan utama menuju daerah wisata Malino. Tidak seperti jalan utama, jalanan depan rumah kami lebihRead More →