So I have this home espresso maker Delonghi Dedica EC680 series that comes with panarello wand. I can pull great shots of espresso, and produce good foam of milk. I know it’s hard to get a perfect micro foam out of the panarello wand so I removed the outer sleeve of the panarello wand leaving only the tip of the wand to work with. But after about 6 months, the rubber tip starts to disintegrate. My choice is to replace it with the new (exact same) panarello wand, or with another wand that fits. And than after some readings, I decided to replace it withRead More →

Salah satu cerpen Dee dalam Filosofi Kopi akhirnya membawa saya mengunjungi kedai Filosofi Kopi di dunia nyata. Kedai ini benar-benar ada. Dibuat dengan detail yang cukup akurat dengan apa yang ditulis Dee dalam bukunya. Seakan memasuki sebuah wahana teka-teki, saya penasaran menebak bagian mana dari kedai di Blok M, Jakarta, ini yang dititiskan dari buku, dari film, atau malah tidak dari dua-duanya? Saya sengaja datang cukup pagi, kira-kira pukul 11 sebelum jam istirahat orang kantoran. Lokasi kedai ini ternyata tidak mudah ditemukan, meskipun tertulis jelas di hasil pencarian peta: Blok M Square, daerah Melawai. Namun karena posisi kedai ini yang terjepit di antara jejeran toko,Read More →

Setiap kita hampir pasti punya momen masa lalu yang kalau diingat kembali bisa bikin kupu-kupu beterbangan di dada. Mengingatnya, membuat kita tanpa sadar menyungging senyum tipis di ujung bibir, malu-malu kucing, mata berkaca-kaca, serangan jantung, impotensi dan gangguan kehamilan dan janin. Itulah golden memory. Kalian yang lahir tahun 80-an mungkin ingat betapa krusialnya hubungan antara arah antena dengan Satria Baja Hitam. Kalau tiba saatnya film Satria Baja Hitam, segerombolan pasukan dekil belum mandi sore akan berkerumun di salah satu rumah warga yang punya siaran RCTI. Tidak banyak yang punya, karena rata-rata orang cuma punya TVRI. Itupun harus kucing-kucingan sama orang tuanya masing-masing yang bisa tiba-tibaRead More →

Kalau misalnya minum kopi itu ibarat minum anggur, maka cappuccino adalah koktail favorit saya. Cappuccino adalah perpaduan kopi espresso dan susu yang bisa diminum. Kalau gak bisa diminum itu namanya kopususa (Papua: derita lo). Nah, cara membuat Cappuccino yang benar sederhana saja. Biji kopi yang baru digiling lalu diekstrak menjadi espresso, kemudian dicampur susu yang di-frothing dan disajikan hangat. Untuk apa? diminum. Whole Beans atau Ground? Kenapa kopinya harus yang baru digiling (grind)? Karena ini penting banget untuk dapat hasil espresso yang baik. Kopi yang mau kita proses sebaiknya yang masih biji (beans) dan baru disangrai (roast) tidak lebih dari 2 minggu. Biji kopi inilahRead More →

Tidak semua informasi yang kamu baca di media sosial itu benar, lalu layak kamu sebar ke mana-mana. Ini adalah social experiment. Untuk melihat seberapa besar ketertarikan netizen pada judul berita provokatif tanpa melihat isi beritanya, dan kecendrungan meng-share berita tersebut. Judul berita ini bukan Hoax. Ahok memang tidak mungkin ikut Pilkada 2016 karena Pilkadanya di 2017. Tapi sudah pada tau apa itu Hoax, kan? Hoax (Inggris) artinya tipuan, menipu. berita bohong, berita palsu atau kabar burung. Menurut Wikipedia, Hoax adalah usaha untuk menipu atau mengakali pembaca/pendengarnya untuk mempercayai sesuatu, padahal sang pencipta berita palsu tersebut tahu bahwa berita tersebut palsu. Nah untuk menangkal berita Hoax, ini yang dapat kamuRead More →

Dahulu kala, ketika Perang Dunia belum terjadi dan Bumi masih diliputi kedamaian, kamera adalah barang yang langka. Yang punya pun hanya kalangan terbatas. Kalau bukan wartawan, ya fotografer profesional. Mungkin selain karena ukurannya yang besar, harganya juga masih mahal. Bahkan konon kamera terbesar ukurannya seperti bajay disusun tiga. Dioperasikan oleh manusia sekampung. Ada yang bertugas khusus untuk megangin lensanya, ada yang mencetin shutternya dan ada tim koreografernya. Ribet yah. Beda sama sekarang. Kamera sudah banyak berceceran di mana-mana karena sudah menyatu dengan ponsel. Hampir semua orang punya ponsel yang ada kameranya. Dan karena saking banyaknya, kamera perlahan-lahan mulai kehilangan identitasnya. Kalau bukan untuk bikin fotoRead More →

Dulu, sebelum adanya aplikasi Path, orang-orang masih apdet status sebatas tulisan, tanpa foto. Sampai akhirnya facebook dan twitter memperkenalkan fasilitas upload gambar, yang ternyata tetap kalah populer (di Indonesia) dibanding aplikasi Path yang dari sononya memang buat upload gambar. Nah, salah satu contoh orang yang biasanya akan saya unfriend paling awal adalah yang status facebook atau twitternya ngomongin aktifitas hariannya menit demi menit, seperti ‘pengin ke toilet nih’, ‘lagi cebok’, ‘mau makan apa ya?’, ‘tidur dulu ah’, ‘banyak nyamuk’ dan ‘kebangun pengin pipis’. Status-status seperti ini selain menuh-menuhin layar karena terlalu singkat, padat dan menjengkelkan, juga gak penting-penting amat untuk jadi konsumsi umat manusia. TapiRead More →

Jadi ceritanya, Blogger Family, salah satu komunitas blogger yang punya akun twitter @blogfam secara rutin mengadakan #BincangNgeblog dengan salah satu member Blogfam yang terpilih. Kategori pemilihannya berdasarkan kegantengan. Mereka yang kegantengannya tidak masuk spesifikasi akan dapat giliran duluan. Dan berhubung saya tidak ganteng, maka saya dengan akun twitter @mudzucha terpilih untuk mengisi #BincangNgeblog kali ini. Karena ini adalah obrolan via twitter, maka obrolannya terbatas maksimal 160 karakter per satu kali reply. Obrolan berikut ini adalah hasil #BincangNgeblog bareng @blogfam. Selamat malam kk @mudzucha sedang berada di mana kah? 🙂 #BincangNgeblog acara kita sudah mau dibuka nih… 😀 malam Mimin.. Tadi lagi di jalan. Mimin masih menunggu @mudzucha heueheuehRead More →

Jadi di kantor saya sekarang lagi rame dengan orang-orang China yang datang untuk mengerjakan proyek Dewa (yes, you hear what I say). Nah, orang-orang China ini, mereka tidak pernah meninggalkan tidur siang di jam istirahat kantor. Begitu masuk waktu istirahat, mereka akan segera makan siang dan kembali ke meja masing-masing untuk tidur. Iya tidur begitu saja, sandar di kursi atau rebah di atas kedua lengannya di meja. Ketika orang-orang sudah kembali dari istirahat, mereka pun bangun. Teman-teman kantor banyak yang merasa risih dengan kelakuan mereka. Masa iya di kantor tidur. Itu juga tidurnya kadang sampe mendengkur. Belum lagi mereka sangat terekspos karena tidurnya di meja kerja, di antara orang yangRead More →

Di kantor saya hampir tiap akhir pekan bakal ada yang ngajak trip ke lokasi diving. Pesertanya karyawan lokal atau tamu kantor dari daerah lain. Ada yang sudah punya lisensi selam, ada yang baru mau ambil lisensi, ada yang bahkan gak setuju kenapa kalau mau diving saja harus punya lisensi Postingan ini adalah uneg-uneg seorang diver nista yang gregetan dengan semakin dikesampingkannya diving safety oleh para penggiat selam. Belakangan ini makin banyak orang yang berminat dengan rekreasi selam. Kalau dulu aktifitas ini terbatas ditekuni oleh para pekerja wisata, turis asing atau mahasiswa kelautan, sekarang ini penggemarnya semakin banyak ke anak muda dan pekerja kantoran. Salah satu sebabnya karena belakangan ini menyelam makin dipopulerkanRead More →