Janda Muda Cantik Kesepian

Beberapa waktu yang lalu, saya terima SMS dari nomor tidak dikenal.

“Janda muda cantik kesepian. Kulit putih mulus. Tinggi 160cm. Cari pasangan hidup. Hanya yang serius.”

SMS ini buat saya tidak menarik. Sama tidak menariknya dengan SMS penipuan lain dengan judul Mama minta pulsa. Normalnya, saya akan menghapus SMS seperti ini segera setelah masuk inbox. Tapi karena waktu itu saya sedang hepi, yang mana hepi cenderung membuat pelakunya menjadi iseng, akhirnya SMS ini saya balas juga:

“Tinggi 160 cm, beratnya gak 160 kg kan?” Sambil membayangkan seekor badak.

Lama tidak ada balasan. Dan SMS ini pun akhirnya saya hapus. Di sini lah letak kesalahan saya.

  1. Nomor tadi tidak pernah saya kenal. Artinya tidak ada di daftar kontak di handphone, dan tidak saya simpan dengan nama apapun, misalnya: JandaMudaCantikKesepian atau JandaMudaBeratnya160Kg.
  2. Isi SMSnya satu arah. Saya membuatnya jadi 2 arah.
  3. Saya tidak membahasnya dengan siapapun.
  4. Saya menghapusnya.

Janda Muda Cantik Kesepian

Tiga hari kemudian ada SMS masuk, pake huruf besar semua,

“NGGAK DONG SAYYAANG..”

Fatal.

SMS ini masuk tepat saat handphone saya sedang dipegang Istri. Dan kata SAYANG dalam isi SMS ini berdampak mengerikan. Kondisinya saat itu adalah kami sedang di pinggir kolam renang menikmati pemandangan anak kami Shofy yang kelelep di kolam renang. Tiap kali mencoba berjalan, Shofy akan terpeleset dan jatuh terduduk ke dalam air sepinggangnya. Benar-benar akan menjadi akhir pekan yang sempurna sebelum Istri saya tiba-tiba mengubah tatapannya menjadi angker.

Kita permudah saja analoginya: Anda sedang dalam perjalanan dengan pesawat. Sepanjang perjalanan langit biru dan sangat cerah. Makanan yang dihidangkan adalah favorit anda yang sudah lama ingin anda santap. Penumpang di samping anda sangat ramah. Semuanya sempurna. Lalu tiba-tiba terdengar suara Pilot dari dalam kokpit, “para penumpang yang terhormat, selamat menikmati penerbangan ini. Kepada penumpang di kursi 5A, perjalanan anda sampai di sini. Silakan terjun dari pesawat saat ini juga, atau anda akan kami terjunkan paksa.” Lalu anda menyadari kursi 5A adalah kursi anda. Dan si pilot keluar kokpit dan berdiri di depan anda. Angker.

Dengan kondisi istri sedang kalap, metode apapun untuk meyakinkan istri akan percuma saja. Semua pernyataan akan dianggap bohong.

“Ini yang SMS gak tau siapa.”

“BOHONG.”

“Liat aja nomornya gak kesimpan.”

“BOHONG.”

“Sumpah. Ini SMS iseng aja dari orang iseng.”

“BOHONG.”

“Masya Allah, Shofy tenggelam!”

“BOHONG.”

Jangan terlalu memikirkan ide pengalihan perhatian. Pikirkan saja bagaimana handphone yang sedang dalam genggaman Istri bisa anda kuasai, atau anda akan menyaksikan handphone anda remuk terinjak-injak. Pada keadaan seperti ini dan di pinggir kolam renang Istri anda akan punya dua pilihan. Menenggelamkan anda sambil teriak-teriak histeris, atau memaksa anda menelan bulat-bulat ban pelampung. Ide persuasif tidak akan cukup membantu. Tergeletak pura-pura mati juga bukan ide yang baik karena akan memudahkan Istri anda melakukan eksekusi.

Akhirnya saya pasrah. Dan demi menjaga suasana akhir pekan yang masih hangat, saya memilih tidak membahas masalah ini sampai kami tiba di rumah nanti.

Di perjalanan pulang, Istri saya yang masih dengan tatapan keji sibuk mengutak-atik handphonenya. beberapa menit kemudian tatapannya melunak. Lalu dengan santainya bilang,

“Oooh.. Ini nomornya sama dengan yang SMS ke saya tiga hari yang lalu. Sepertinya tipikal SMS penipuan, sih.”

Selesai. Gitu aja. Menyisakan saya yang masih shock karena ditatap keji. Apapun yang terjadi, jangan pernah menghapus SMS anda kecuali anda yakin sudah benar-benar tidak membutuhkannya lagi.

Tags:

janda muda, janda genit, janda kesepian, janda muda kesepian, Jandamuda, janda semok, janda muda cantik, daftar janda semok, janda janda muda, blog janda, Janda, janda cantik kesepian